jam

Rabu, 14 November 2012

ARTI SEBUAH PERSAHABATAN

“Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah”
“Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama”
“Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya”
“Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian”
“Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya”
“Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah”
“Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya”
“Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis”
“Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya”
“Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinnya”
“Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri”
“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda??. Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??”
“Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan??. Merekalah sahabat-sahabat anda”
“Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka. Karena seorang sahabat bisa lebih dekat dari pada saudara sendiri”



kebersamaan begitu indah, dan sahabat tak perlu adanya sebuah syarat karena sahabat yang tulus dan iklas tak memerlukan sebuah imbalan, dan kenangan indah itu akan tersimpan dengan baik, dan suatu saat akan merindukan saat-saat ituu.
ohh............
   begitu indahnya kebersamaan yang di barengi dengan keiklasan dan saling menynnyayangi satu sama lain tapi sayang bukan dari hawa nafsu tapi sayang selayaknya seorang teman, sahabat adalah keluarga kedua dari keluarga asli kita dimna semua kebahagiaan, kesedihan banyak di alami bersama-sama... ketika kita sedih, dan ada seorang sahabat yang yang mendukkung kita dan menmberi semangat terasa semuanya terasa ringan karena di jalani bersama-sama. atau kita dapat menggeluarkan ueng-uneng kita, karena kalau kita cerita sama temen lebih nyaman dari paada sama keluarga, terasa canggu.

Rabu, 07 November 2012

RENCANA BIDANG PENDIDIKAN DAN BIDANG KARIR

Rencana bidang q dalam pendidikan ingidt rasanya membuat sebuah lembaga buat anak-anak yang tak mampu, atau khusus untuk anak yatiim yang emang membutuhkan pendidikan dan kasih sayang bagai mana mestinya orang yang masih lengkap oangtuanya, dan membuat sebuah pesantren. dan mengalamlkan ilmu yang  saya peroleh ketika di IAID supaya ilmu ku dapat berkembang dan tidak jalan di tempat saja, atau lupa karena tidak diamalkan.

Bidang karir, kalau ngomong-ngomong masalah karir sejauh ini yang saya ingidtkan dapat memiliki perusahaan sendiri di samping itu dapat mengajar atau ikut dalam lingkungan formal dan dapat membagi jadwal yang baik supaya, kegiatan itu tak menjadii malapetaka buat ku, ibarat. MAU UNTUNG MALAH BUNTUNG.

tentang AKU dan IAID

awal pertama masuk iaid, awalnya malu dan g percaya dirii karena awal masuk sebuah fakultas dan tidak di antar sama teman pokonya hampir gagal karena gensi v karena keinginan yang kuat untuk belajar alhmduliah alloh memberikan ku jalan tuk sekolah, awal test, yang buat ku malu dan pasti tiap ada moment yang berkesan pasti membuat ku salting, seblum test q sudah persiapkan jauh-jauh hari sepatu buat ntar kuliah. tapi pas saya pake dan baru saja di pake karena mungkin fakultasnya di daerah gunung maka q harus naik bukit, sampai-sampai sepatu ku copot, pas tets, test pun tak karuan sudah flu+ batuk dan sepatu rusak, ya jalan satu-satunya adalah asal ngisi, dan pas bawa lembar pengumuman pun agak tidak yakin, pas tamada, beranjak dari sebuah pengalaman yang telah terlewati. q mulai menpersiapkan segala kemungkinan dan persiapan, kali-kali ini jua yang ku anggap vuma 1 hari meninap ternyata 3 harii, baju cuma bawa untuk persyatan doak tak da yang lain. bingung lagii disana, setelah beres tamada masalah yang kuhadapi bukan lagi sepatu atau baju tapi, tempat tinggal karena jarak antara rumah dan kampus yang jauh yang tak memungkinkan q tuk pulang pergi karena itu sangat mengurat tenaga bahkan dompet pun bisa-bisa ludes jua. tapi dengan usaha kerja keras, alhmdulilah menemukannya. hari pertama kuliah pun dimulai, q pun tak punya temen karena q orang yang sulit bersosialisi dengan yang lain dan tak ada temen sekelas yang kenal dengan ku yang saat itu sekelas dengan ku, dan terpaksa q kemana-mana sendiriian .... tak terasa semester 1 sudah telewat kelas puun di pecah jadi 2, A dan B emang sedih awalnya tapi lama-lama g'. karena sedikit orang-orangnya jadii rasa kekeluargannya terasa begitu dalam, apalagi masalah contek-mencotek, rasa solideritasnya terasa bangdtttt.